Heboh Whatsapp di Retas Hacker yang Menggunakan Teknologi Israel

Heboh Whatsapp di Retas Hacker yang Menggunakan Teknologi Israel

Heboh Whatsapp di Retas Hacker yang Menggunakan Teknologi Israel - Baru-baru aplikasi yang sangat populer yaitu WhatsApp sedang jadi pembahasan. Whatsapp heboh dengan pemberitaan bahwa terjadi serangan hacker , yang dilakukan menggunakan software mata-mata atau spyware buatan Israel yang mampu mengangkut beragam informasi pribadi. Ini jarang terjadi dimana kita tahu bahwa Whatsapp dianggap sebagai aplikasi yang sangat aman bagi penggunanya. Tapi satu hal yang perlu diingat bahwa No System Is Safe.

Sudah dibekali fitur keamanan berlapis yang tentunya sangat canggih, tapi kenapa WhatsApp masih bisa dibobol? Apalagi serangan yang terjadi di WhatsApp sangat sederhana, yaitu cukup dengan panggilan telepon melalui aplikasi itu dan spyware pun menyusup.

Heboh Whatsapp di Retas Hacker yang Menggunakan Teknologi Israel


Dikutip infodunya22 dari BBC, Bahwa jika kita terhubung kedalam koneksi internet, seberapa lapispun keamanan kita, akan tetap saja bisa diserang oleh hacker, satu-satunya cara jika tidak ingin di retas yaitu kamu tidak terhubung ke internet.

Jika kamu dalam keadaan Offline, Hal itu dapat menghalangi jalan hacker untuk mengakses perangkat dari jarak jauh. Namun tetap saja perangkatnya bisa diambil secara fisik.

Dr. Jessica Barker dari perusahaan keamanan Cyber Cygent memberikan sara bawa jika ingin selalu aman dan meminimalisir potensi serangan dari hacker, kamu harus selalu update software yang digunakan dan update sistem operasinya juga.

"Konsumen mungkin tidak menyadari bahwa perbaikan keamanan seringkali termasuk di dalam update," ujar Dr. Barker.

"Orang-orang perlu menyadari bahwa update sangatlah penting. Semakin cepat kita bisa update aplikasi kita, maka kita semakin aman," ucapnya. Jadi, jangan malas atau sayang kuota untuk melakukan update software jika ingin aman.

Hal serupa diutarakan Alfons Tanujaya, pakar keamanan dari Vaksincom. Menurut Alfons, Kunci agar terhindar dari Spyware Telepon Whatsapp, yaitu melakukan auto update terhadap aplikasi, daripada harus mencemaskan serangan Hacker.

Baca Juga: Cara Cepat Bayar Tagihan Listrik dan Air Pakai "DANA"

"Pengguna WhatsApp perlu juga aktif melakukan 1 hal ini, update WhatsApp-nya. Jadi kalau sudah ada update tapi tidak di-set auto update ya percuma tetap akan bisa diserang," ucapnya.

Nah bila kamu sobat pembaca ingin mengubah settingan Google Play menjadi auto update terhadap aplikasi, caranya cukup muda, yaitu dengan menekan tombol menu di aplikasi Play Store, dan klik menu Setting, jika sudah pilih opsi auto update apps dan kamu bisa mengaturnya agar auto update ketika menggunakan wifi, atau auto update ketika menggunakan jaringan apapun,yang artinya aplikasi akan update meski kamu menggunakan kuota data pribadi. Silahkan kalian bisa menentukan sendiri.

Alfons juga menambahkan, jika ingin semakin aman, biasakan untuk mem-backup data-data penting ke penyimpanan cloud seperti Google Drive, yang berfungsi jika data kamu mengalami corrupt atau error, kamu masih bisa me-restorenya dari penyimpanan cloud kamu.

"Jadi isu pentingnya adalah ini bukan hanya untuk WhatsApp, tetapi semua aplikasi, termasuk OS perangkat, baik di Android, iOS, Windows, semua harus diupdate otomatis. Dan Spyware itu selalu ada dan berevolusi, jadi takutnya harus jangka panjang, bukan hari ini saja," tutupnya.


Cara Ketahui Ponsel Terinfeksi Spyware WhatsApp



Heboh Whatsapp di Retas Hacker yang Menggunakan Teknologi Israel

Sejauh ini tak ada cara yang benar-benar pasti untuk mengetahui apakah smartphone kamu terserang spyware yang menyusup lewat celah di WhatsApp. Tapi setidaknya ada beberapa cara yang bisa kamu coba.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerentanan di aplikasi WhatsApp membuat program mata-mata bisa menyusup masuk ke perangkat iPhone dan Android hanya lewat WhatsApp Call.

Saking canggihnya spyware tersebut, WhatsApp Call yang tidak dijawab pun tetap bisa membuat spyware tersebut menjangkit. Parahnya lagi, telepon tak terjawab alias missed call itu pun bisa hilang dari log WhatsApp, sehingga kita tidak menyadari serangan tersebut.

Dan Menurut Business Insider, tidak ada cara yang pasti untuk mengecek apakah Whatsapp kita sudah terjangkit Spyware atau tidak. Hal itu membuat proses masuknya spyware tersebut di WhatsApp jadi sulit untuk dikenali. Apalagi.

Akan tetapi, ada indikasi tertentu yang dapat dilihat oleh pengguna terkait apakah perangkatnya sudah terdampak atau dimanipulasi oleh pihak ketiga yang tak bertanggung jawab

"Yang pertama dapat dicoba adalah berusaha melihat adanya perubahan-perubahan di perangkatmu," kata Domingo Guerra, pakar keamanan perangkat mobile di Symantec.

"Kalau penggunaan baterai terlihat berbeda dari belakangan, atau kalau perangkatmu tiba-tiba jadi terasa panas, mungkin saja itu dikarenakan sedang ada proses pengiriman dan penerimaan data besar, yang bisa mengindikasikan perangkatmu terkompromi," ujarnya.

Mengecek penggunaan data di ponsel juga bisa menjadi tolak ukur mengingat lonjakan transfer data secara tiba-tiba bisa meningkat. Guerra menyarankan agar pengguna tak ada salahnya mengecek penggunaan data dan baterai pada ponsel secara berkala. Karena sebuah program mata-mata yang menjangkiti ponsel akan berusaha mengirim data yang telah dikoleksi.

"(ponsel) bisa menjadi alat mata-mata yang sempurna. Ada kamera di depan dan belakangnya. Ada pula mikrofonnya. Ada GPS, jadi (bisa mengetahui) lokasimu, (juga) ada kalender... Tapi jika data itu tetap di ponselmu, tentu takkan berguna buat siapapun yang berusaha memata-matai. Maka data yang sedang direkam perangkatmu itu butuh dikirim lagi ke si penyerang," tuturnya.

Sekali lagi, itu hanyalah indikasi yang bisa kalian lakukan untuk mengecek Whatsapp kamu. Pihak WhatsApp sendiri juga tak bisa memberikan jawaban yang pasti ketika ditanya bagaimana pengguna dapat mengetahui apakah perangkatnya sudah terjangkit spyware. Yang jelas, WhatsApp menyatakan sudah menambal celah yang memungkinkan spyware itu menyusup dan meminta agar pengguna segera melakukan update ke versi terbaru agar Virus Spyware ini tidak menyusup ke perangkat kamu semua.

Buat kamu yang ingin melihat tutorial keren dari Sanarik.Com, kamu bisa kunjungi Youtube Channel saya bernama Riefolg. Atau kamu bisa juga klik logo youtube di bawah ini. Jangan lupa di Subscribe ya sobat.

youtube

Belum ada Komentar untuk "Heboh Whatsapp di Retas Hacker yang Menggunakan Teknologi Israel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel