Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari dan Mudah dikerjakan

Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari dan Mudah dikerjakan - Sebagai seorang Muslim yang baik, Suatu keharusan kita menjalankan semua perintah wajib dari Allah SWT. Seperti Shalat, Puasa Ramadhan, Zakat, dan lain-lain. Semua perintah itu wajib di lakukan karena itu merupakan perintah dari Allah SWT.

Tapi ada juga amalan yang namanya sunnah, yakni amalan yang dilakukan/dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Tidak wajib kita melakukannya, tetapi akan sangat bermanfaat jika kita melakukannya dan pastinya menambah pahala kita.

Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari
Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari dan Mudah dikerjakan

Ada banyak sunnah yang diajarkan Rosulullah SAW. yang bisa kita ikuti dalam kegiatan sehari-hari dan bisa di lakukan di rumah. Berikut saya berikan Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari dan Mudah dikerjakan.

1. Memelihara Wudhu

Pertama adalah menjaga wudhu, sunnah ini sangat baik untuk di lakukan, tapi agak sulit di praktekannya, di karenakan rasa malas untuk berwudhu.

Ada dalam sebuah hadust yang membahas untuk menjaga wudhu. Seperti dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Tsauban Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Istiqamahlah (konsistenlah) kalian semua (dalam menjalankan perintah Allah) dan kalian tidak akan pernah dapat menghitung pahala yang akan Allah berikan. Ketahuilah bahwa sebaik-baik perbuatan adalah shalat, dan tidak ada yang selalu memelihara wudhunya kecuali seorang mukmin.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

2. Mendahulukan Kaki Kanan Saat Memakai Sandal/Sepatu dan Melepasnya dari Kaki Kiri

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Jika kalian memakai sandal maka dahulukanlah kaki kanan, dan jika melepaskannya, maka dahulukanlah kaki kiri. Jika memakainya maka hendaklah memakai keduanya atau tidak memakai keduanya sama sekali.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ini merupakan amalan sunnah yang sering orang lupakan, dikarenakan mungkin ketika memakai sepatu/sandal kita terburu-buru. Sampai kita lupa bahwa kita menggunakan sandal/sepatu diawali kaki kiri. Padahal Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menggunakan sepatu atau sandal di dahului kaki kanan dan dilepaskan kaki kiri dulu.

3. Sebelum Tidur Berwudhu Terlebih Dahulu dan Tidur Miring ke Kanan

Ada sebuah hadits yang diriwayatkan dari Al-Barra’ bin Azib Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti hendak shalat, kemudian tidurlah dengan posisi miring ke kanan dan bacalah, ‘Ya Allah, Aku pasrahkan jiwa ragaku kepada-Mu, aku serahkan semua urusanku kepada-Mu, aku lindungkan punggungku kepada-Mu, karena cinta sekaligus takut kepada-Mu, tiada tempat berlindung mencari keselamatan dari (murka)-Mu kecuali kepada-Mu, aku beriman dengan kitab yang Engkau turunkan dan dengan nabi yang Engkau utus’. Jika engkau meninggal, maka engkau meninggal dalam keadaan fitrah. Dan usahakanlah doa ini sebagai akhir perkataanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sunnah yang satu ini juga orang suka malas melakukannya, dikarenakan mungkin sudah ngantuk dan malas bersentuhan dengan air. Padahal jika kita tidur dalam keadaan berwudhu, kita tidur dalam keadaan suci.

Nah ketika tidurpun disunnahkan untuk tidur dalam keadaan posisi miring ke kanan. Karena posisi ini sangat baik untuk kesehatan jantung, jantung tidak akan tertekan jika tidur posisi miring menghadap kanan.

4. Berkumur-Kumur dan Menghirup Air dengan Hidung Dalam Satu Cidukan Telapak Tangan Ketika Berwudhu

Diriwayatkan dari Abdullah bin Zaid Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkumur-kumur dan menghirup air dengan hidung secara bersamaan dari satu ciduk air dan itu dilakukan sebanyak tiga kali. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Baca juga:



Kita mungkin sudah biasa melakukan wudhu ketika bagian mulut dan hidung pisahkan, mulut dulu kemudian hidung. Tapi ternyata di hadist diatas Rasulullah tidak melakukan seperti itu. Rasulullah melakukan wudhy mulut dan hidung secara bersamaan dalam satu cidukan. Cukup sulit memang melakukannya, tapi jika sering mempraktekannya akan menjadi biasa.

5. Berlomba-Lomba Untuk Mengumandangkan Adzan

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Andaikata umat manusia mengetahui pahala di balik adzan dan berdiri pada shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkan bagian kecuali harus mengadakan undian terlebih dahulu niscaya mereka membuat undian itu. Andaikata mereka mengetahui pahala bergegas menuju masjid untuk melakukan shalat, niscaya mereka akan berlomba-lomba melakukannya. Andaikata mereka mengetahui pahala shalat isya dan subuh secara berjamaah, niscaya mereka datang meskipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sunnah yang satu ini sangatlah besar pahalanya, karena dalam berlomba mengumandangkan adzan, berarti kita selalu berlomba untuk mengajak orang bergegas ke masjid dan kita mengajak orang dalam kebaikan.

6. Bersegera Menuju Shalat

Seperti hadist nomor 5 diatas, bersegera ke masjid merupakan sunnah yang bisa kamu lakukan dan sangat baik untuk di kerjakan. Jika kita tidak kebagian dalam adzan, setidaknya kita tidak datang terlambat ketika shalat.

7. Berdiri di Shaf Pertama

Masih dalam hadist nomor 5 diatas, ternyata disebutkan juga jika shalat harus di shaf pertama. Jika kita tahu pahala yang kita dapatkan dengan melakukan sunnah ini, maka orang-orang akan bersemangat dalam melaksanankan solat berjamaah di shaf pertama.

8. Mengikuti Bacaan Muadzin

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian mintakan wasilah untukku, karena wasilah merupakan tempat di surga yang tidak layak kecuali bagi seorang hamba Allah dan aku berharap agar akulah yang mendapatkannya. Barangsiapa yang memintakan wasilah untukku maka ia akan mendapatkan syafaatku (di akhirat kelak).” (HR. Muslim)

Mungkin jika kamu pria sedang melakukan shalat jumat, ketika mendengar adzan ada sebagian orang suka mengikuti adzannya muadzin, ternyata hal tersebut sunnah yang bisa kamu ikuti juga.

9. Shalat Istikharah

Sunnah ini dilakukan ketika kamu bingung menentukan suatu pilihan, kita bisa melakukan shalat ini agar kita diberikan petunjuk oleh Allah SWT. tentang mana yang terbaik dalam pilihan yang kita sedang hadapi.

Diriwayatkan dari Jabir Radhiyallahu Anhu bahwa ia berkata,

“Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengajarkan kepada kita tata cara shalat istikharah untuk segala urusan, sebagaimana beliau mengajarkan surat-surat Al-Qur`an kepada kami.” (HR. Al-Bukhari)

10. Meruqyah Diri Sendiri dan Keluarga

Sunnah yang satu ini bisa kamu lakukan untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT. Bisa juga dilakukan untuk meminta kesembuhan kepada Allah SWT.

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa ia berkata,

“Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam senantiasa meruqyah dirinya dengan doa-doa perlindungan ketika sakit, yaitu pada sakit yang menyebabkan wafatnya beliau. Saat beliau kritis, akulah yang meruqyah beliau dengan doa tersebut, lalu aku mengusapkan tangannya ke anggota tubuhnya sendiri, karena tangan itu penuh berkah.” (HR. Al-Bukhari)

11. Mengibaskan Seprei Sebelum Tidur

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Jika kalian hendak tidur, maka hendaknya dia mengambil ujung seprainya, lalu mengibaskannya dengan membaca basmallah, karena dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi di atas kasurnya. Jika dia hendak merebahkan tubuhnya, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur miring ke kanan dan membaca, “Maha Suci Engkau, ya Allah, Rabbku, dengan-Mu aku merebahkan tubuhku, dan dengan-Mu pula aku mengangkatnya. Jika Engkau menahan nyawaku, maka ampunkanlah ia, dan jika Engkau melepasnya, maka lindungilah ia dengan perlindungan-Mu kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Muslim)

Mungkin sunnah ini sangat jarang dilakukan oleh kaum muslim, entah tidak mengetahuinya, atau memang sudah tahu tapi malas melakukannya di karenakan ngantuk yang sangat berat.

Sehingga ketika mau tidur, kita bahkan lupa berdoa dan posisi tidur sembarangan. Padahal sunnah diatas sangat baik di lakukan, karena seperti disebutkan di hadist diatas, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di atas sepreinya.

12. Sujud Syukur Ketika Mendapatkan Nikmat atau Terhindar dari Bencana/Musibah

Sujud tidak hanya di lakukan ketika kita sedang Shalat saja, tapi sujud juga di sunnahkan ketika kita terhindar dari musibah/bencana dan ketika mendapat nikmat dari Allah SWT.

Hal itu terkandung dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Bakrah Radhiyallahu Anhu ia berkata,

“Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau disampaikan kabar gembira maka beliau langsung sujud dalam rangka bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

13. Berdoa Ketika Memakai Pakaian Baru

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu ia berkata,

“Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam jika mengenakan pakaian baru, maka beliau menamai pakaian itu dengan namanya, baik itu baju, surban, selendang ataupun jubah, kemudian beliau membaca,“Ya Allah, hanya milik-Mu semua pujian itu, Engkau telah memberiku pakaian, maka aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tujuannya dibuat, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tujuannya dibuat.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Ketika mendapat pakaian baru, biasanya kita senang dan gembira. Tapi jika kita mengikuti ajaran Rasul, maka sebaiknya ketika kita mendapat pakaian baru, hendaknya bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT.

14. Tidak Begadang dan Segera Tidur Selesai Shalat Isya`

Dalam sebuah hadits shahih mengungkapkan bahwa Rasulullah SAW tidur setelah shalat Isya, dan tidak menyukai tidur sebelum shalat Isya, dan tidak suka pula begadang setelah shalat isya.

Seperti yang di katakan Rhoma Irama, 'begadang boleh saja, asal ada perlunya'. Memang betul ucapan tersebut, kita bisa begadang asalkan memang mempunyai urusan yang tidak bisa di esokkan. Tapi jangan terlalu larut, karena bisa menyebabkan kita akan susah bangun ketika shalat subuh.

15. Meminta Izin Tiga Kali Ketika Bertamu

Nah mungkin sunnah yang satu ini jarang sekali yang mengetahuinya, bahwa bertamu juga ada aturan dan adabnya dalam islam. Kita tidak boleh meminta izin/mengetuk pintu lebih dari tiga kali. Jika tiga kali tidak ada jawaban, sebaiknya kita pulang. Hal tersebut terkandung dalam sebuah Hadits dan Quran.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Adab meminta izin itu hanya tiga kali, jika tidak diizinkan maka seseorang harus pulang.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Dan jika dikatakan kepadamu, 'Kembalilah!' Maka (hendaklah) kamu kembali. Itu lebih suci bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nuur: 28)

16. Mengucapkan Salam Kepada Semua Orang Islam Termasuk Anak Kecil

Mungkin ini merupakan sunnah yang sangat mudah di lakukan, tapi sulit di praktekan. Dikarenakan mungkin ketika kita melewati seseorang yang tidak kita kenal, kita merasa malu untuk mengucapkan salam, ataupun karena sedang buru-buru. Padahal Rasulullah SAW. selalu mengucapkan salam kepada semua orang, baik yang dikenalnya, maupun tidak, termasuk anak kecil.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu Anhu, ia menceritakan,

”Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ‘Apa ciri keislaman seseorang yang paling baik?’ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, ‘Kamu memberikan makanan (kepada orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang tidak kamu kenal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu Anhu bahwa ia menuturkan,

“Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berjalan melewati kumpulan anak-anak, lalu beliau mengucapkan salam kepada mereka semua.” (HR. Muslim)

17. Membuat Pembatas Ketika Sedang Shalat

Ketika kita sedang melaksanakan shalat di masjid atau mushola, baik itu fardu atau sunnah, hendaklah kamu membuat pembatas di depan. Pembatasnya Boleh memakai tas, jaket, atau bisa juga kamu shalat di shaf paling depan. Hal itu di maksudkan agar tidak ada orang yang lewat di depan kita ketika kita sedang shalat.

Diriwayatkan dari Abu Said al-Kudri Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda.

“Ketika kalian hendak shalat, maka buatlah pembatas di depannya dan majulah sedikit, dan janganlah membiarkan seseorang lewat di depannya. Jika ada orang yang sengaja lewat di depannya, maka hendaknya dia menghalanginya karena orang itu adalah setan.” (HR. Abu dawud dan Ibnu Majah)

18. Membaca Amin dengan Suara Keras Ketika Menjadi Makmum

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Jika imam membaca “Amin” maka kalian juga harus membaca “Amin” karena barangsiapa yang bacaan Amin-nya bersamaan dengan bacaan malaikat maka diampunkan dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Nah sunnah yang satu ini dilakukan ketika kamu sedang melaksanakan berjamaah yang bacaan Imamnya di keraskan, seperti subuh, magrib, dan isya. Ketika menjadi ma'mun di waktu shalat tersebut, dan Imam selesai membaca Surah Al-Fatihah, hendaknya kita sebagai makmum mengucapkan amin dengan keras. Jangan hanya menggerakan bibir saja tanpa keluar suara.

19. Shalat Dhuha

Selain shalat sunnah Istiqarah, ada juga shalat sunnah Dhuha, shalat ini dilakukan selain menjalankan ajaran Rasul dan Mendapat pahala, tapi juga bisa mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan. Shalat ini dilakukan minimal 2 rakaat, dan jika mampu kamu bisa melakukan sampai 12 rakaat.

Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Shalat dhuha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan, dan tidak ada yang memelihara shalat kecuali orang-orang bertobat.” (HR. Tirmidzi).

20. Shalat Tahajjud

Shalat Tahajud di lakukan pada malam hari, dengan syarat kamu harus tidur terlebih dahulu, dan kemudian bangun dan bisa langsung melaksanakan shalat Tahajud.

Seperti sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,

“Sedekat-dekat hamba kepada Allah adalah pada tengah malam terakhir. Apabila engkau bisa termasuk golongan orang berdzikir mengingat Allah ada saat itu, maka lakukanlah.” (HR. Al-Hakim).

21. Shalat Subuh Berjamaah di Masjid

Shalat yang satu ini bisa dikatakan sebagai shalat yang paling susah di lakukan, dirumah saja susah, apalagi disuruh ke masjid. Hal ini di karenakan shalat ini di kerjakan pada pagi hari disaat kita sedang kantuk-kantuknya. Padahal ada banyak kebaikan yang bisa kita peroleh dengan shalat subuh di masjid secara berjamaah.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Sungguh, shalat yang paling berat bagi orang munafik, adalah shalat isya dan shalat shubuh. sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, mereka pasti mendatangani keduanya, sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari-Muslim).

22. Membaca dan Mempelajari Al-Qur’an

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam besabda,

“Allah berfirman: Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-KU, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya adalah seperti, keutamaan Allah atas makhluk-Nya.” (Riwayat Tirmidzi).

Amalan sunnah ini sebenarnya cukup mudah untuk di kerjakan, kita hanya tinggal membaca Al-Qur'an dan membaca artinya, lalu mempelajarinya. Tapi banyak sekali godaan Syaitan untuk menjauhkan kita dari Al-Quran. Padahal dengan kita membaca Al-Quran secara rutin dan mempelajarinya, insyallah Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, meskipun kita tidak sempat memintanya.

23. Berdzikir Kepada Allah 

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,


“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir, seperti orang yg hidup dan orang yg mati.” (HR. Bukhari).


Sebenarnya amalan ini sangat mudah dilakukan, karena kita bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja. Bahkan sedang berkendara atau bekerja sekalipun. Tapi nyatanya banyak orang yang lupa mengingat ciptaannya, yakni Allah SWT. Minimal berdzikirlah setelah kita melaksanakan Shalat.

Nah demikianlah artikel kali ini tentang Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari dan Mudah dikerjakan. Insyallah artikel kali ini akan bermanfaat bagi umat muslim yang membacanya.

Semoga dengan hal-hal kecil yang kita lakukan, bisa berdampak besar dan positif untuk kita semua, Amin. Terima kasih sudah membaca, dan share jika dirasa perlu di ketahui banyak orang.

Buat kamu yang ingin mendapatkan highlights dan gol seputar dunia sepak bola, gol-gol indah, momen ngakak, skills keren, update skor atau melihat hal-hal lainnya dalam dunia sepak bola atau juga video lucu dalam sepak bola, kamu bisa kunjungi channel youtube saya bernama HDSports. Atau kamu bisa juga klik logo youtube di bawah ini. Jangan lupa di Subscribe ya sobat.

youtube

0 Response to "Kumpulan Sunnah yang Bisa dilakukan Sehari-hari dan Mudah dikerjakan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

RajaBackLink.com

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel